Postingan

Kenali Objek Pembaca Sebelum Menulis

“ Hal pertama yang perlu diketahui oleh seorang penulis media online yaitu mengenali objek pembaca. Setiap segmen media online memiliki sasaran pembaca yang berbeda.” Kata-kata tersebut disampaikan oleh mbak Risalah Husna yang pagi itu, tanggal 10 Desember memberikan materi tentang Menulis di Media Online . Mbak Risalah memberikan contoh salah satu media online yang apik penataannya adalah CNN Indonesia. Peserta diminta untuk membuka CNN Indonesia melalui handphone masing-masing dan melihat perbedaannya dengan media online yang lain. Salah satu poin lebih CNN Indonesia adanya jeda diantara berita yang berbeda, sehingga mata pembaca akan lebih termanjakan untuk fokus pada satu per satu berita. Menulis di media online hampir sama dengan menulis pada media yang lain. Bedanya karena hanya melalui media online, tata letak dan judul menjadi poin yang sangat penting. Karena beberapa detik saja berita tidak dibaca artinya berita tersebut dinyatakan tidak menarik. Judul yang disa...

Belajar Kelembutan Hati dari Keelokan Kebun Raya Bogor

Gambar
 travelspromo.com Siapa tak kenal Bogor, kota yang termasyur dengan julukan Kota Hujan. Di pusat kota terdapat banyak destinasi wisata, salah satunya Kebun Raya Bogor. Kebun ini memiliki luas  87 hektar dengan koleksi sekitar 15.000 pohon dan tumbuhan. Pengunjung yang datang dapat menikmati sejuknya hawa di sekitar pepohonan, pemandangan hijau yang indah, dan ketenangan saat berjalan di area Kebun Raya Bogor. Kepenatan yang dirasakan akibat beban berat kehidupan, akan terasa luruh saat menatap ribuan pepohonan beraneka jenis. Tempat Paling Nyaman Menatap Istana Bogor Istana Bogor merupakan salah satu dari beberapa Istana Kepresidenan yang dimiliki bangsa Indonesia. Tak jauh dari pintu masuk utama Kebun Raya Bogor kita akan menjumpai danau yang di tengahya terdapat pohon tenpat banyak burung bersarang. Duduk di tepian danau merupakan posisi yang paling pas untuk menatap istana Bogor. Istana yang selalu tampak menawan, meski ratusan tahun didirikan. “Saya suka...

Ketika Otak Buntu Merangkai Kata, ke FLP Saja

Gambar
Plimbi.com Sering kali kita mengeluh tak punya ide saat akan menuliskan sesuatu, tidak mood, tidak fokus, atau alasan-alasan klise lainnya yang dijadikan alasan menghambat proses kreatifitas  kita dalam menulis. Nah, FLP memberi solusi untuk orang-orang dalam kategori begini. FLP berprinsip, menulis tidak harus mencari waktu yang tepat, menunggu ide datang, tetapi menulis adalah sebuah proses pembelajaran yang dilakukan dengan serius. Sehingga siapapun anda, apapun latar belakang anda, asalkan punya niat dan ilmu dapat menjadi seorang penulis. Yuks kita inti apa saja yang kita dapatkan dari FLP. Kawah Candradimuka Buat Calon Anggota Dalam rangka rekrutmen calon anggota FLP menerapkan pembelajaran khusus . Setiap calon anggota diharuskan mengikuti pertemuan pekanan yang dijadwalkan dengan pemateri-pemateri yang sudah teruji. Selain itu peserta juga diwajibkan menyelesaikan tugas yang telah diberikan setiap pekan. Peserta yang semula menanti ide untuk menulis saat belum...

Belajar Jurnalistik, FLP Bogor Tempatnya

Bogor  (26/11). Suasana siang itu lengang, cuaca panas mungkin yang membuat penghuni di sepanjang gang memilih untuk berdiam di rumah. Beruntung di suasana itu kami dapat bertemu dengan Kang Ilham di sekretariat FLP Bogor. Kakang baik itu akan memberikan penjelasan tentang sejarah jurnalistik. Menurut Kang Ilham, jurnalistik dimulai pertama kali sekitar 130 SM di Romawi, berupa batu yang dipahat dan diletakkan di tempat umum. Setelah ditemukannya mesin cetak oleh Gutenberg, perkembangan jurnalistik kian berkembang karena teknologi ini memungkinkan untuk mencetak koran dalam jumlah yang banyak dan harga lebih murah. Perkembangan jurnalistik Indonesia, banyak dipengaruhi oleh perkembangan jurnalistik di Amerika. Tokoh Amerika bernama Hearst membeli banyak  surat kabar. Dengan menguasai media, dia bisa menggiring isu-isu yang berkembang. Di Indonesia sendiri tokoh yang mirip dengan Hearst salah satunya Dahlan Iskan. Pria Indonesia tersebut memiliki banyak koran sehingg...

Ketidaktertiban berlalu lintas sumber utama kemacetan Jalur Ciawi-Sukabumi

Gambar
Penumpang bus terpaksa membeli makanan di pinggir jalan karena kemacetan parah Ciawi-Sukabumi Bogor . Apa yang terlintas di benak warga Bogor saat disebut jalur Ciawi- Sukabumi? Ya, macet. Jalur yang menghubungkan Kabupaten Bogor dan Kota Sukabumi ini akrab dengan kemacetan. Faktor utama pencetus kemacetan di jalur ini merupakan ketidaktertiban berlalu lintas pengemudi. Berdasarkan hasil pengamatan, saat kendaraan tersendat sedikit jalannya, pengemudi di jalur ini dengan enteng langsung ngebut di jalur kanan menciptakan lebih dari satu jalur dalam satu arah. Kondisi ini tentu memperparah kondisi kemacetan karena kendaraan dari arah berlawanan kesulitan untuk melintas. Bahkan hal yang sering terjadi saat terjadi bentrok dengan pengendara di jalur berlawanan menyebabkan kemacetan parah yang berujung antrean kendaraan panjang tak bergerak bak parkir beberapa kilometer. “Jalur Ciawi-Lido ini jalur terparah ketertiban berlalu lintasnya. Sepanjang dari Cimahi – Lido, disin...

Puisi optimis

Gambar
jendelaku.web.id Angin kadang bertiup kencang Badai kadang menghampiri langkahku Hujan kadang datang di siang hari Semuanya memang sanggup menghentikanku Tetapi hanya sesaat Tak akan berhasil menggoyang mimpiku Menghancurkan harapku Pedih perih mungkin membuatku tertatih Tetapi aku tak akan pernah menyerah Hingga waktu yang menentukan Keluar sebagai pemenang Atau mundur sebagai pecundang #oche2210 #BelajarMenulis

Tentang Rasa

Gambar
majalahketik.com Apakah rasa itu? Apakah hati itu? Apakah nurani itu? Pertanyaan – pertanyaan yang selalu menggelayutiku Dalam diam, dalam gaduh Dalam hujan, dalam panas Pertanyaan  retorika yang tak kutahu jawabnya Kenapa hati perih Kenapa hati luka Menangisi yang tak dimiliki Memikirkan  yang belum terjadi Pada siapa harus kutanya Saat perih tak jua beranjak Saat sesak tak jua pergi Namun tak mampu terekspresi Hanya sanggup menangis dalam diam Tersenyum dalam sakit Tertawa penuh kepalsuan Harus berapa tinta tertuang Berapa kertas terbuang Untuk melarutkan duka Menghadirkan bahagia Mengeja patah-patah makna ikhlas Mengeja patah-patah makna rasa Mengeja patah-patah makna bahagia Mengeja patah-patah makna memiliki Mengeja patah-patah makna adil Sungguh tak mudah mengeja Buat hamba tanpa ilmu #oche2210 #BelajarBikinPuisi #KuduBanyakBelajar